1704831Field tape

Data seismik direkam ke dalam pita magnetik dengan standar format tertentu yang dikenal sebagai field tape. Standardisasi format ini dilakukan oleh SEG (society of exploration geophysics). Magnetik tape yang digunakan biasanya adalah sembilan track tape dengan format: SEG-A, SEG-B, SEG-C, SEG-D dan SEG-Y. Format data terdiri dari header dan amplitudo. Header berisi informasi mengenai survei, project dan parameter yang digunakan dan informasi mengenai data itu sendiri.

Perekaman data dilakukan dalam bentuk diskrit dengan data analog yang sudah disampel pada interval tertentu, lalu disimpan dalam pita magnetik. Multipleks adalah salah satu format penyimpanan data dalam tape dengan data yang tersusun berdasarkan urutan pencuplikan dari gabungan beberapa channel

Demultiplex

Data seismik yang tersimpan dalam format multipleks dalam pita magnetik lapangan sebelum diproses terlebih dahulu harus diubah susunannya, dimana data yang tersusun berdasarkan urutan pencuplikan disusun kembali berdasarkan channel (demultiplex). Proses ini dikenal dengan istilah demultiplexing. Proses demultiplex merupakan proses transpose matrik dari multipleks sehingga diperoleh hasil di mana kolom matrik adalah nomor stasiun penerima dan baris menunjukkan data dari stasiun penerima.

Geometry assignment

Merupakan suatu proses pendefinisian geometri penembakan dengan acuan observer report yang ada, dan bertujuan untuk mensimulasikan posisi shot dan receiver pada software sebagaimana posisi sebenarnya di lapangan. Secara sederhana proses geometri adalah proses memasukkan parameter lapangan ke dalam dataset yang kita miliki. Hasil keluaran dari field geometri berupa stacking chart atau stacking diagram yang sesuai dengan geometri penembakan, yang dilakukan pada saat akuisisi data. Setiap trace yang sudah didefinisikan identitasnya akan digunakan untuk pengolahan data selanjutnya.

Trace labeling (sorting)

Adalah proses pendefinisian identitas trace dengan variabel-variabel (shotpoint, koordinat di permukaan, CDP gather dan offset ) yang bergantung pada geometri penembakan.

Pemilahan dan pengelompokan (sorting) geometri penembakan yang paling lazim dilakukan dalam pengolahan data seismik adalah pengelompokan berdasar posisi sumber (common shot gather), jarak (common offset gather), posisi penerima (common receiver gather) dan CDP (CDP gather).

Common shot gather menunjukkan geometri dari jejak berkas gelombang (raypath) yang dihasilkan oleh satu sumber dan direkam oleh banyak penerima, common offset gather menunjukkan geometri dari jejak berkas gelombang (raypath) yang dihasilkan oleh banyak sumber dan direkam oleh banyak penerima masing-masing dengan jarak (offset) yang sama, common receiver gather menunjukkan geometri dari jejak berkas gelombang (raypath) yang dihasilkan oleh banyak sumber dan direkam oleh satu penerima yang sama dan common mid-point (CMP)/common depth point (CDP) gather menunjukkan geometri dari raypath yang dihasilkan oleh banyak sumber dan direkam oleh banyak penerima dengan common mid-point yang sama. (Reference: Disarikan dari berbagai sumber)

baca juga: FLOW pengolahan data seismik

integrated article..
processing & analisis on Geowave Technology, PT:

Geological, Geophysical & Reservoir Analysis for Hydrocarbon Services*