Sumber2 energi pembangkit gelombang dalam survei seismik:

Seismic source on land :

Impact >> Sledge hammer, Drop weight, Accelerated weight

Impulsive >> Dynamit, Detonating cord, Airgun, Shotgun, Borehole sparker

Vibrator >> Vibroseis vibrator plate, Rayleigh wave generator

Referensi: Jan van der kruk. Reflection Seismic I. 2004/2005: page 25-27. Institut fur geophysik. ETH Zurich.

Amplitudo sinyal seismik dipengaruhi oleh: …?

General analysisnya kira2 sepertiberikut *dari beberapa referensi terkait(call me)*.


“…….Didalam survei seismik energi dibangkitkan oleh source pada atau dekat permukaan bumi. Selama penjalarannya (spreading of energy) ke tiap lapisan bumi, gelombang seismik *yg diasumsikan layaknya penjalaran sinar* akan direfleksikan (reflection) oleh bidang reflektor (bidang batas antar lapisan berbeda densitas). Sebagian energi juga ditransmisikan ke lapisan selanjutnya, dikenal sebagai peristiwa refraksi (pembiasan/refraction). Bila terjadi sudut kritis, energi refraksi tersebut ditransmisikan sejauh 90 derajat dari garis normal. Secara teoritis…akibat perbedaan densitas, diantara dua bidang reflektor, maka sangat memungkinkan terjadinya peristiwa reverberasi/berulang gelombang (multiple reflection). Alhasil…barulah tiba saatnya energi gelombang seismik tersebut ditangkap/direkam oleh receiver yg berada di atas permukaan bumi. Kenyataan yg terjadi di lapangan bahwa: energi yg diterima oleh receiver telah mengalami degradation.

Selama penyebarannya (scattering of energy), energi gelombang tersebut akan semakin melemah/beratenuasi akibat proses penyerapan energi oleh lapisan batuan yg dilaluinya (absorption), sebagian dikonversikan (convertion) menjadi energi panas. Amplitudo gelombang *yg berbanding lurus dengan energi* juga mengalami atenuasi akibat faktor jarak atau geometri penembakan dengan muka gelombang (wavefront) yg berbentuk seperti bola (spherical divergence) – ingat prinsip Huygens!.

Selama survei dilakukan *measurement system on land *, noise (sinyal gangguan yg tidak diinginkan) juga ikut terekam oleh receiver, yg diantaranya adalah: ground roll, multiple reflection, direct wave, angin, air blast, petir, dll. Dalam hal ini degradasi sinyal *gelombang* seismik juga terjadi akibat adanya peristiwa interferensi noise (interference with other wave, e.g multiple reflection) dengan frekuensi & beda fase gelombang tersebut sama atau koheren…….


Apa komentar Anda ???

Ps:

Seismic source in water:

Impulsive >> Airgun, Gasgun, Sleevegun, Water gun, Steam gun, Pinger, Boomer, Sparker,

Vibrator >> MultiPulse, GeoChirp.

Baca juga: analisis noise trace seismik

integrated article..
processing & analisis on Geowave Technology, PT:

Geological, Geophysical & Reservoir Analysis for Hydrocarbon Services*