Kali ini sy mw sharing pengalaman sewaktu TA dulu…yaa cuma segini aja, ga banyak..hehe J.

Penampang seismik di samping kiri, dalam format variable density, dapat kita ihat beberapa event/penampakan yakni: reflektor, struktur sinklin-antiklin, efek difraksi bowtie, diskontinuitas & dishomogenitas lapisan. Lho..yang mana aja ya?!? 

*Temukan jawabannya pd gambar selanjutnya*

 

Gimana? Sejauh ini udah kebayang kan? Penampang tersebut adalah brutestack.

Brutestack merupakan penampang seismik/section hasil pencitraan struktur bawah permukaan bumi, yang dihasilkan setelah stacking, populer dikenal sebagai stacked section. Sedang stacking sendiri adalah proses penjumlahan trace2 suatu gather data didalam beberapa serangkaian proses pengolahan data seismik (pada metoda seismik refleksi). Brutestack ini dihasilkan hanya untuk melihat gambaran awal event seismik, dan biasanya merupakan hasil akhir dari suatu field processing, untuk kemudian dilanjutkan di processing centre yang sebenarnya. Kemudian akan banyak muncul pertimbangan eksekusi pada section selanjutnya, apakah perlu difilter, dimigrasi, lansung diinterpretasi atau bahkan perlu direprocessing?!?

 

Sekedar tinjauan fisisnya, didalam brutestack, ditampilkan pola reflektifitas lapisan bawah permukaan bumi yang terdiri atas bidang2 reflektor. Posisi bidang reflektor tersebut sangat dipengaruhi oleh karakteristik gelombang oleh sumber yang menjalar ke dalam medium bumi. Karakteristik gelombang yang menyebabkan kesalahan posisi reflektor dapat ditimbulkan oleh dua hal, yaitu sifat propagasi dan sifat reflektifitas gelombang. Sifat propagasi bergantung pada parameter makro medium, seperti kecepatan rata2 dan kemampuan absorbsi medium. Sifat reflektifitas bergantung pada parameter mikro medium, seperti variasi kecepatan lokal dan densitas medium (Berkhout, 1985).